Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Game Kekerasan Pengaruhi Pola Otak


Perdebatan mengenai game kekerasan dan dampaknya telah berlangsung selama hampir dua dekade. Penelitian terbaru mengungkapkan, terdapat reaksi negatif yang mengubah pola di otak karena memainkan game kekerasan.

Pemindaian otak menggunakan functional magnetic resonance imaging (FMRI) memperlihatkan efek jangka panjang dari bermain game kekerasan yakni berpengaruh pada berubahnya area otak yang berhubungan dengan fungsi kognitif dan kontrol emosi.


Silabus TKJ - Lengkap dengan Nilai Karakter dan Budaya


Kumpulan Silabus Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) yang digunakan di SMK SORE Tulungagung ini sudah dilengkapi dengan Nilai Karakter dan Budaya dan menggunakan format terbaru. Kami berharap Anda memberikan komentar dan saran dari silabus tersebut sehingga dapat terus dikembangkan.

Kumpulan ini mungkin juga kurang lengkap karena disesuaikan dengan kondisi dan potensi sekolah. Namun paling tidak dapat dijadikan referensi untuk dikembangkan.

Dasar Kompetensi Kejuruan (DK)
071.DK.01 - Merakit Personal Komputer
071.DK.02 - Melakukan instalasi sistem operasi dasar
071.DK.03 - Menerapkan Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH)

Kompetensi Kejuruan (DK)
071.KK.01 - Menerapkan Teknik Elektronnika Analog dan Digital

Paradigma Konstruktivisme dalam Pembelajaran


Memahami Paradigma Konstruktivisme
Pergeseran paradigma pembelajaran yang sebelumnya lebih menitik beratkan pada peran guru, fasilitator, instruktur yang demikian besar, dalam perjalanannya semakin bergeser pada pemberdayaan peserta didik atau siswa dalam mengambil inisiatif dan partisipasi di dalam kegiatan belajar.
Dalam kajian filsafat, berkembangnya konstruktivisme tidak terlepas dan perubahan pandangan yang menempatkan pengetahuan sebagai representasi (gambaran atau ungkapan) kenyataan dunia yang terlepas dari pengamat (objektivisme). Pandangan yang menganggap bahwa pengetahuan merupakan kumpulan fakta. Namun akhir-akhir ini perkembangan pesat pemikiran, terlebih dalam bidang sains yang menempatkan bahwa pengetahuan tidak terlepas dari subjek yang sedang belajar mengerti (Supamo, 1997:18).


Pembelajaran sebagai Proses Pemberdayaan Diri


Pandangan yang sudah berlangsung lama yang menempatkan pembelajaran sebagai proses transfer informasi atau transfer of knowledge dan guru kepada siswa semakin banyak mendapat kritikan. Penempatan guru sebagai satu-satunya sumber informasi menempatkan siswa atau peserta didik tidak sebagai individu yang dinamis, akan tetapi lebih sebagai obyek yang pasif sehingga potensi¬-potensi keindividualannya tidak dapat berkembang secara optimal. Ketidaktepatan pandangaan ini juga semakin terasa jika dikaji dan pesatnya perkembangan arus informasi dan media komunikasi yang sangat memungkinkan siswa secara aktif mengakses berbagai informasi yang mereka butuhkan. Dalam keadaan ini guru hendaknya dapat memberikan dorongan dan arahan kepada siswa utuk mencari berbagai sumber yang dapat membantu peningkatan pengetahuan dan pemahaman mereka tentang aspek-aspek yang dipelajari. Karena sesuai dengan UUD 1945, pendidikan seharusnya mencerdaskan kehidupan bangsa. Hal ini berarti pendidikan adalah usaha untuk memberdayakan manusia. Manusia yang berdaya adalah manusia yang dapat berpikir kreatif, yang mandiri, dan yang dapat membangun dirinya dan masyarakatnya (Tilaar, 2000: 21).


Pembelajaran sebagai Pilar Utama Pendidikan


Komisi Pendidikan untuk Abad XX1 (Unesco 1996: 85) melihat bahwa hakikat pendidikan sesungguhnya adalah belajar (learning). Selanjutnya dikemukakan bahwa pendidikan bertumpu pada 4 pilar, yaitu (1) learning to know, (2) learning to do, (3) learning to live together, larning to live with other, dan (4) larning to be.

Learning to know adalah upaya memahami instrumen-instrumen pengetahuan baik sebagai alat maupun sebagai tujuan. Sebagai alat, pengetahuan tersebut diharapkan akan memberikan kemampuan setiap orang untuk memahami berbagai aspek lingkungan agar mereka dapat hidup dengan harkat dan martabatnya dalam rangka mengembangkan keterampilan kerja dan berkomunikasi dengan berbagai pihak yang diperlukan.


Perlunya Paradigma Baru Pendidikan


Untuk membangun masyarakat terdidik, masyarakat yang cerdas, maka mau tidak mau harus merubah paradigma dan sistem pendidikan. Formalitas dan legalitas tetap saja menjadi sesuaut yang penting. Formalitas dan legalitas tetap saja menjadi sesuatu yang penting, akan tetapi perlu diingat bahwa substansi juga bukan sesuatu yang bisa diabaikan hanya untuk mengejar tataran formal saja. Maka yang perlu dilakukan sekarang bukanlah menghapus formalitas yang telah berjalan melainkan menata kembali sistem pendidikan yang ada dengan paradigma baru yang lebih baik. Dengan pradigma baru, praktek pembelajaran akan digeser menjadi pembelajaran yang lebih bertumpu pada teori kognitif dan konstuktivistik. Pembelajarn akan berfokus pada pengembangan kemapuan intelektual yang berlangsung secara sosial dan kultural, mendorong siswa membangun pembahaman dan pengetahuannya sendiri dalam konteks sosial, dan belajar dimulai dari pengetahuan awal dan perspektif budaya. Tugas belajar didesain menantang dan menarik untuk mencapai derajat berpikir tingkat tinggi (Kamdi, 2008).


Paradigma Alternatif Pembelajaran


Banyak pandangan yang memberiakn arah baru terhadap proses dan dimensi-dimensi pendidikan yang semakin mendorong terjadinya perubahan konsep dan cara pandang terhadap eksistensi pembelajaran sehingga dapat dijadikan sebagai kerangka berpikir di dalam memahami lebih dalam persoalan-persoalan pembelajaran.

Dengan mengkaji paradigma alternatif pembelajaran ini pula para pendidik atau calon pendidik diharapkan dapat memandang sesuau masalah, mengambil tindakan / keputusan yang terkait dengan praktik pembelajaran secara arif sehingga upaya pengembangan potensi pserta didik sebagai muara dari seluruh kegiatan pembelajaran dapat menjadi terarah dan pada akhirnya dapat dioptimalisasi sebagaimana diharapkan.


Facebook Twitter Delicious Digg Stumbleupon Favorites More